Selasa, 31 Desember 2013

ATM merupakan teknologi yang muncul dari standar yang berhubungan dengan transmisi data, suara, dan video secara bersamaan melalui jaringan dengan kecepatan yang jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan yang tanpa standar. ATM dapat menghubungkan komunikasi elektronik dari panggilan telepon, ke bioskop, ke email dan file yang ada diseluruh web server. ATM juga dikenal untuk mengangkut komunikasi dalam megabit per detik, yang menghasilkan layanan lebih cepat dibandingkan Ethernet pada jaringan area lokal. Kecepatan ini memungkinkan keakuratan dan kesempurnaan sinkronisasi pada data yang membentuk presentasi multimedia yang lebih umum digunakan di kantor-kantor dan sekolah.

Posted on 17.45 by Fenty AndRia

No comments

ADSL adalah sebuah teknologi interkoneksi data yang hanya menggunakan kabel telepon biasa dengan kecepatan maximum Dowstream Up To 8 Megabit per detik(Mbps) dengan jarak maksimal sekitar 6000  feet (1.820 Meter), dan kecepatan maximum Upstream Up To 640 kilobit per detik (Kbps).
Mudahnya ADSL adalah teknologi pengiriman data dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain dengan menggunakan kabel telepon biasa.

Posted on 17.36 by Fenty AndRia

No comments

jadi mahasiswa itu rasanya kurang lengkap juga kalo ga di pake buat jalan-jalan. Masa yang di sma aja jalan-jalan tapi pas udah jadi mahasiswa dikiiiiiiiiiiiit banget moment jalan-jalannya..
Jadi,,
oleh karenaa ituu..
kami..
ehehehehe,, lebayy yaa..
aku sama temen-temen CAlon GUru di UNP mutusin buat refreshing sambil nambah kenangan jadi mahasiswa dengan jalan-jalan ke salah satu air terjun yang aku yakinn,, sangat tidak banyak orang yang tauu..


Itulah salah satu yang kurang dari kita, kurang menjaga dan kurang mengenalkan apa yang kita punya, jadinya kita sering kecolongan, atau bingung cari tempat jalan-jalan di dalam negeri. Kalo duitnya banyak sih ga papa bentar-bentar ke luar negerii, kalo terbatas ini broo..

Posted on 17.14 by Fenty AndRia

2 comments

Sabtu, 28 Desember 2013

Ada 2 protokol  iSCSI dalam metode penyimpanan yaitu SAN dan NAS
SAN (Storage Area Network) dan NAS (Network Attached Storage) adalah sistem media penyimpanan terpusat dalam jaringan, yang memungkinkan komputer server atau client untuk menggunakan media penyimpanan tersebut seolah-olah menggunakan penyimpanan lokal (local disk). 




1. Network-Attached Storage (NAS)
Sebuah sistem penyimpanan yang mempunyai tujuan khusus yaitu untuk diakses dari jauh melalui data network. Klien mengakses NAS melalui RPC ( remote-procedure-call) seperti NFS untuk UNIX atau CIFS untuk Windows. RPC dibawa melalui TCP atau UDP (User Datagram Protocol) dari IP network biasanya dalam local-area network (LAN) yang sama dengan yang membawa semua lalu lintas data ke klien. Unit NAS biasanya diimplementasikan sebagai sebuah RAID array dengan software yang mengimplementasikan interface RPC. NAS menyediakan jalan yang cocok untuk setiap komputer dalam sebuah LAN untuk saling berbagi pool penyimpanan dengan kemudahan yang sama seperti menamai dan menikmati akses seperti HAS lokal. Umumnya cenderung untuk lebih tidak efisien dan memiliki peforma yang lebih buruk dari penyimpanan direct-attached. ISCSI adalah protokol NAS terbaru. Protokol ini menggunakan protokol IP network untuk membawa protokol SCSI. Host dapat memperlakukan penyimpanannya seperti direct-attached, tapi storage-nya sendiri dapat berada jauh dari hos.
2. Storage-area Network (SAN)

Adalah network private (menggunakan protokol storage daripada protokol network) yang menghubungkan server dan unit penyimpanan. Keunggulan SAN terletak pada fleksibilitasnya. Sejumlah host dan storage array dapat di attach ke SAN yang sama, dan storage dapat dialokasikan secara dinamis pada host. Sebuah SAN switch mengizinkan atau melarang akses antara host dan storage. Sebagai contoh, apabila host kehabisan disk space, maka SAN dapat mengalokasikan storage lebih banyak pada host tersebut.
 Perbedaan SAN dan NAS pada jenis aksesnya 
SAN:
  • Storagenya langsung nyambung ke jaringan
  • Jadi Kalau SAN tidak melibatkan processor saat file yang disharing tersebut diakses.
NAS (Network Accses Stores) :
  • Storage yang sudah ada masih dishare lagi oleh OS
  • Pada NAS saat file yang disharing tersebut diakses maka dia(file yang disharing) akan melewati processor terlebih dahulu sebelum ke client

Posted on 06.26 by Fenty AndRia

No comments

Network controller dapat diartikan sebagai pengontrol jaringan (kabel, wireless, broadband). Salah satu network controller  yang berkembang adalah ruckus.
     Ruckus Smart / OS secara luas dianggap-sistem perangkat lunak WLAN yang paling sederhana dilakukan dan terpusat. Ruckus Smart / OS berjalan pada semua pengontrol WLAN Zone Director Cerdas dan menggunakan antarmuka pengguna Web yang sangat intuitif untuk membuat konfigurasi dan administrasi seluruh WLAN dengan mudah.


      ZoneDirector 5000 (ZD5000) merupakan salah satu sistem berbasis kontroler pertama di industri yang dapat secara fleksibel digunakan baik pada jalur atau keluar dari jalur data, mendukung hingga 20.000 klien, 1.000 poin akses (AP) dan 2048 (wireless lan/ WLAN) per perangkat ,alam satu, mudah menggunakan platform.
      Dengan 6x kekuatan pemrosesan dan dua kali kapasitas dan redundansi ZoneDirectors sebelumnya, ZD5000 sempurna untuk lingkungan nirkabel berskala besar seperti hotel, sekolah, rumah sakit dan pengelolaan pelayanan lingkungan. Dengan garansi seumur hidup, ZD5000 adalah salah satu platform Smart WLAN pertama untuk menggabungkan kekuatan, kesederhanaan dan skalabilitas menjadi sebuah sistem tunggal yang terjangkau.
Kelebihan lain :
    1. Pintar meshing dukungan
    2. Sederhana dan elegan
    3. Otentikasi hot spot (dukungan WISPr) 
    4. AP dan pengelompokan WLAN arus pengoperasian sejumlah besar jaringan berukuran kecil    dari controller tunggal
    5.    Mendukung IPv6
    6.    Server DHCP terpadu
    7.     Tugas VLAN secara dinamis
    8.     Kinerja nirkabel alat uji terintegrasi (SpeedFlex) mengukur WI-Fi throughput klien, AP dan link jala
    9.     Kebijakan akses pengguna memberikan kontrol WLAN
  10.  Dukungan otentikasi kuat (802.1X, captive portal, Active Directory, RADIUS, database lokal, WISPr)
   11.   Penyiaran WLAN berbasis waktu
   12.   Dinamis (berbasis kinerja) tugas saluran memastikan konektivitas klien lebih cepat

   13.   Dinamis dan dikonfigurasi klien load balancing untuk mengoptimalkan keseluruhan kinerja sistem WLAN

Posted on 06.16 by Fenty AndRia

No comments

Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL) adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain.
Sejarah ADSL
      Sebelum ADSL, kita sudah terlebih dulu mengenal sistem yang disebut dial-up. Sistem ini menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan Internet Service Provider (ISP). Namun dalam penggunaannya, dial-up memiliki beberapa kekurangan. Seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses Internet, terlebih di jam-jam tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, kita tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi Internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan Internet. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan dial-up yang masih berdasarkan waktu dan masih dirasakan sangat mahal.
Gambar Modem untuk ADSL

Posted on 02.59 by Fenty AndRia

No comments

                VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

Posted on 02.51 by Fenty AndRia

No comments